Bohong adalah salah satu penyakit yang selalu menghinggapi hati siapapun untuk tujuan mencari kemenangan semu yang pada akhirnya sering menimbulkan bencana. Bohong biasanya dilakukan untuk membenarkan yang salah dan untuk menutupi segala kesalahan yang pernah dilakukan. Bohong juga termasuk penyakit yang menahun (bersifat kontinyu), karena sekali berbuat bohong, maka akan menimbulkan kebohongan yang sama pada waktu yang berbeda. Oleh karena itu, siapapun, sebenarnya bohong sudah seharusnya ditinggalkan, karena merusak kepercayaan orang lain, bohong juga akaan menciptakan suasana rumah tangga yang dapat membawa kepada konflik keluarga. Dalam kehidupan berumah tangga cukup sering diselumuti dengan kebohongan. Sebagai contoh seorang suami yang pulang malam karena kencan dengan cewek lain, waktu ditanya oleh isterinya kenapa pulang malam, pasti menjawab banyak tugas di kantor. Demikian juga sebaliknya, seorang isteri yang memberikan bantuan kepada orang tuanya juga jarang diberitahukan kepada suaminya. Padahal, sering berbohong kepada pasangan merupakan upaya pertama dan utama dalam menciptakan keretakan rumah tangga. Sebenarnya, semua kita berusaha menciptakan rumah tangga yang tenteram dan penuh kedamaian, tetapi jika masing-masing pasangan masih membohongi yang lain, maka sangat mustahil kehidupan rumah tangga yang bahagian dan sejahtera dapat terwujud, karena pada saat sebuah kebohongan terbongkar, maka pada saat itulah terjadi malapetaka besar dalam rumah tangga. Oleh karena itu, tinggalkanlah sifat bohong, jika anda ingin menciptakan rumah tangga bahagia, sakinah, mawaddah, warahmah, Wallahu A'lam Bissawab.
Selasa, 01 Juli 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar