Orang tua merupakan panutan yang harus selalu diikuti dan dijunjung oleh ana-anaknya, karena orang tua adalah orang pertama dan utama sekali menjadi guru bagi anak-anaknya. Bahkan orang tua menjadi suri tauladan bagi anak, sebab anak akan mengikuti apa saja yang dilakukan oleh kedua orang tuanya. Oleh karena itu, setiap orang tua harus senantiasa berbuat kebaikan dan kebajikan agar anak-anak dapat meniru orang tua. Akan tetapi, orang tua sekarang tidak lagi menjadi tauladan bagi anak-anaknya, karena orang tidak lagi berwibawa di depan anak-anak. Penyebabnya adalah kebanyakan orang tua sudah tidak adanya keseimbangan antara perkataan dengan perbuatan. Sebagai contoh yang dapat dikemukakan di sini adalah ada sebagian orang tua yang menyuruh anaknya untuk mendirikan shalat, tetapi orang tuanya tidak pernah mendirikan shalat, sehingga ketika orang menyuruh anaknya untuk shalat, anak-anak sering menjawab kenapa ayah atau ibu hanya pintar menyuruh kami, sedangkan ayah atau ibu tidak pernah melaksanakannya. Seharusnya, orang yang baik adalah orang yang mampu memberikan contoh teladan yang baik bagi anak-anaknya dengan cara menjaga marwah di depan anak-anak. Tetapi, jika hal tersebut belum mampu dilaksanakan, maka tidak ragu bahwa orang tua tersebut tidak akan pernah berhasil mendidikan dan menjadi tauladan bagi anaknya. Dengan demikian, melalui tulisan ini sangat diharapkan agar orang tua mampu menjadi teladan bagi anaknya dengan melaksanakan amar ma'ruf nahi mungkar dengan melaksanakan segala perintah Allah SWT dan menjauhi setiap laranganNya. Dengan begitu orang tua tersebut sudah pantas disebut sebagai orang tua yang dapat diteladani oleh anak-anaknya.
Rabu, 09 Juli 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar