Jumat, 22 Agustus 2014

Ketika Orang Tua Kehilangan Wibawa

Sebagai orang tua yang bijak menjaga kehormatan di depan anak-anak sangat penting dilakukan, karena dengan memiliki kehormatan akan memudahkan orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Menjaga kehormatan sama dengan menjaga wibawa sebagai orang tua. Jika orang memiliki wibawa di mata anak-anaknya, maka tentunya orang tua tersebut akan disegani oleh anaknya. Tetapi sebaliknya, bila orang tua telah kehilangan wibawa di mata anak-anaknya, maka hal itu telah menciptakan sebuah lubang petaka bagi perkembangan kepribadian anak-anak. Mengapa demikian? Jawabannya adalah ketika wibawa orang tua mulai memudar di mata anak-anaknya, maka hal itu akan menyulitkan orang dalam memberikan pengertian dan arahan kepada anak-anak untuk selalu berbuat dan berlaku sesuai dengan norma. Bahkan orang tua seperti itu akan dikucilkan oleh anak-anaknya, karena anak-anak merasa malu akibat ulah yang dilakukan oleh orang tuanya. Salah satu usaha yang harus dilakukan orang tua untuk menjaga wibawa di depan anak-anak adalah dengan selalu berusaha berbuat sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat. Artinya, orang tua harus selalu menjaga sikap dan sopan santun di depan anaknya, karena hal itu akan membuat anak selalu menjadikan orang tua sebagai panutan. Di sisi lain, orang tua juga harus senantiasa menjaga kata-kata yang tidak melanggar norma di depan anak-anaknya. Tetapi ketika wibawa orang tua telah pudar menurut pandangan anaknya, maka hal itu dapat menciptakan sebuah jendela untuk menuju kehancuran rumah tangga yang disebabkan oleh pendidikan anak yang rusak. Oleh karena itu, orang tua yang baik adalah orang tua yang selalu menjaga wibawa di depan anak-anaknya, dan dengan adanya wibawa orang tua, maka akan selalu dihormati dan disegani oleh anak-anaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar