Minggu, 13 Juli 2014

Tidak Perlu Banyak Menuntut

Seorang suami memiliki kewajiban untuk memenuhi nafkah bagi keluarganya, baik untuk isteri maupun anak-anaknya. Tetapi kewajiban memenuhi nafkah yang dibebankan kepada suami sesuai dengan kemampuan suami dalam mendapatkan penghasilan. Jika suami menerima penghasilan sedikit, maka kewajiban memenuhi nafkah keluarga juga sedikit. Namun kenyataan selama terlihat jelas bahwa cukup banyak isteri yang menuntut lebih dari suaminya, padahal apa yang dituntut oleh isteri tersebut berada di luar batas kemampuan suami. Padahal, menurut ketentuan agama Islam, seorang isteri harus menerima apa yang dibawa oeh suami dengan lapang dada, dengan harapan suami tidak membawa harta yang diperoleh hari hasil yang tidak dibenarkan oleh agama. Sebenarnya, menuntut apa saja yang di luar kemampuan suami merupakan jalan utama untuk menciptakan keretakan rumah tangga, karena ketika suami tidak mampu memenuhi tuntutan isterinya akan berujung pada pertengkaran. Oleh karena itu, bagi pasangan suami isteri yang ingin menciptakan suasana rumah tangga bahagia, sakinah mawaddah warahmah tidak perlu banyak menuntut hal-hal yang tidak mampu dipenuhi oleh suami. Dan menuntut segala sesuatu yang tidak mampu dipenuhi merupakan tindakan yang tidak dibenarkan oleh ajaran agama, dan hal itu akan menyebabkan suami akan berlaku curang dalam mencari nafkah demi untuk memenuhi tuntutan isterinya. Isteri yang baik adalah isteri yang tidak pernah menuntut lebih dari suaminya, tetapi ia hanya mengharapkan keridhaan Allah SWT atas rezeki yang diperoleh oleh suami selama bekerja. Dengan demikian pasangan suami isteri seperti itu akan selalu mendapat rahmat dan karunia dari Allah SWT. Amin Ya Rabbal 'Alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar